Anti Boros! Ikuti 5 Tips Ini Biar Berhasil Nabung Ketika Pandemi

Jika tidak, bisa jadi kamu malah lebih boros daripada belanja offline. Saat masa pandemi Covid-19, masyarakat mulai mengubah pola hidup dari yang sebelumnya berbelanja offline menjadi on-line untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kontak dengan orang lain saat pandemi Covid-19. cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros, terutama di masa seperti sekarang ini adalah tidak membeli barang secara mengangsur. Akan lebih bijaksana menyimpan uang dan berhemat, dibandingkan membeli, misalnya smartphone terbaru walaupun Anda telah mempersiapkan dana untuk keinginan ini.

TIdak boros di masa pandemi

Untuk itu, sebaiknya kamu mulai mencari sisa sisa uang receh yang mungkin ada di saku, tas, dompet maupun keranjang belanja setiap harinya. Dalam ulasan kali ini akan dibahas mengenai beberapa tips agar bisa menabung setiap hari sekalipun sedang pandemi. Pentingnya mencatat daftar belanjaan yang akan dibelanjakan, kata dia, membuat seseorang punya rencana sejak awal. Terkadang, ia juga melakukan sahur on the roadbersama beberapa temannya. Dan untuk tahun ini, ia ingin agar aturan bisa lebih dilonggarkan agar bisa berkumpul dengan keluarga tetapi tetap dengan protokol kesehatan.

Republika.id bergiat untuk terus memandu umat pada sumber literasi yang kredibel. Mari menjadi bagian dari ikhtiar menjaga umat dari informasi sesat melalui gerakan “Literasi Umat”. Biaya tambahan saat Ramadhan yang juga menjadi fokusnya adalah biaya untuk zakat fitrah dan sedekah lainnya. Walaupun hari biasa ia juga sering melakukannya, tapi saat Ramadhan terasa sangat berbeda karena rasanya ia ingin selalu mengeluarkan uang untuk sedekah. Bahkan Lebaran tahun lalu itu, biasanya rumah saya jadi tempat berkumpul keluarga besar, tahun lalu itu tidak ada yang datang sama sekali,” papar dia kepada Republika.

Tips paling pertama yang paling sering dijumpai dalam tips berbelanja adalah belanja sesuai dengan kebutuhan. Hal ini memang harus kamu lakukan untuk mencegah membeli barang yang tidak penting dan menyebabkan kamu menyesal di kemudian hari. Namun, bagaimana jika dana darurat mulai menipis dan Anda butuh suntikan dana untuk membuka bisnis baru? Jangan khawatir, PT Bussan Auto Finance menawarkan solusi bagi Anda yang memerlukan tambahan modal usaha di masa pandemi.

Kedua, menjamin akuntabilitas, verify and balance, dan evaluasi pelibatan aktor keamanan dalam penanganan pandemi. Ketiga, perbanyak program berbasis komunitas yang menguatkan kohesi sosial dan mendorong solidaritas. Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics Indonesia, Piter Abdullah. Menurutnya, di saat seperti ini masyarakat jangan boros dan harus mempersiapkan kondisi terburuk untuk mencukupi keuangan. Beberapa ekonom, menyarankan agar masyarakat harus berhemat mulai dari sekarang untuk menyiapkan dana darurat selama resesi. Sebab tidak ada yang mengetahui akan berlangsung sampai kapan jika resesi benar terjadi.

Sebagai gantinya, kamu harus fokus pada produk dan jasa yang populer atau berupaya mengembangkan produk dan jasa baru sesuai kebutuhan masyarakat. Catat pengeluaran dan cicilan apa saja yang wajib kamu bayarkan tiap bulan. Saat membuat rencana pengelolaan keuangan ini, pastikan kamu bisa memilih mana kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan.

Untuk mencegah penularan virus, masyarakat melakukan pencegahan dengan membeli peralatan sanitasi hingga detergen untuk mencuci pakaian. Daya beli untuk sektor kebutuhan pakan memang meningkat akhir-akhir ini. Bahkan di Amerika sempat mengalami kenaikan yang tinggi untuk makanan. Belilah secukupnya agar Anda bisa mengelola keuangan secara lebih bijak. Jika pemasukan berkurang, maka kamu juga harus hemat dalam mengatur keuangan. Belanja-belanja yang tidak termasuk kebutuhan pokok sebaiknya kamu hindari.