Implementasi Open Workspace Untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai

Hasil penilitian terhadap aspek-aspek tersebut dibandingkan dengan hasil analisis pekerjaan yang sudah dibuat sebelumnya atau dengan standar pekerjaan guru. Hasil sangat berguna untuk mengetahui apakah yang sudah dikerjakan guru sesuai atau belum sesuai dengan apa yang seharusnya dikerjakan guru tersebut. Penilaian kinerja guru bertujuan untuk mengetahui mengapa seorang guru melaksanakan pekerjaan seperti yang telah dilakukannya. Perusahaan hendaknya memberikan program yang bermanfaat untuk meningkatkan serta mempertahankan komitmen organisasi yang dimiliki karyawan.

Menurut Locke (dalam Wexley dan Yukl, 1977; As’ad, 1987) kepuasan kerja tergantung pada perbedaan antara apa yang seharusnya ada (harapan, kebutuhan, nilai-nilai) dengan apa yang menurut perasaan persepsinya telah diperoleh atau dicapai melalui pekerjaan. Bila ternyata yang didapat lebih besar dari yang di inginkan, maka karyawan akan merasa lebih puas, walaupun terdapat perbedaan, hal ini disebut dengan optimistic discrepancy. Sebaliknya jika kenyataan yang didapatkan jauh di bawah batas minimal yang diinginkan maka akan terjadi ketidakpuasan, hal ini disebut negative discrepancy. Pandangan ini yang kemudian disebut sebagai ”Discrepancy Theory” yang pertama kali dikembangkan oleh Porter. Saat adanya karyawan yang keluar, maka ada posisi yang kosong dan harus segera ada yang menggantikan.

Memperhatikan kinerja pribadi

Integritas adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi, walaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukannya. Secara sederhana, integritas menunjukkan keteguhan sikap, menyatunya perbuatan dan nilai-nilai ethical yang dianut oleh seseorang. Orang yang memiliki integritas tidak akan tergoyahkan oleh godaan untuk mengkhianati nilai-nilai ethical yang diyakini. Program pelatihan danpengembangan jenis ini dapat disesuaikan dengan minat dan ambisi masing-masing individu karyawan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan keyerlibatan mereka di tempat kerja.

Jenis dan tingkat perilaku kerja yang dinilai dapat diterima oleh kedua belah pihak . Sistem penilaian yang digunakan dapat membedakan antara pegawai yang efektif dan pegawai yang tidak efektif. Memperoleh data yang sinkron dengan fakta dan sistematis dalam menentukan nilai suatu pekerjaan. Meminta kritik dan saran dari para karyawan sebagai salah satu bahan untuk evaluasi.

Proses dari pelatihan juga tidak menggangu proses produksi dari perusahaan, karena tidak dilakukan pada waktu yang bersamaan. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi dari karyawan untuk menyerap informasi. Keamanan dan Kesehatan Karyawan merupakan kompensasi yang diberikan perusahaan berkaitan dengan keamanan dan kesehatan karyawan selama beraktivitas di dalam perusahaan. Jika karyawan motivasi kerjanya didasari oleh self actualization, maka kamu perlu perlakukan karyawan tersebut dengan mengikutsertakannya dalam kegiatan perusahaan yang berdampak banyak pada karyawan lainnya.

Manajemen karyawan sebagai sumber daya manusia menjadi level penting bagi pengembangan kesuksesan perusahaan, karena itu standar operasional yang mengatur mekanisme manajemen tersebut direncanakan sedetail mungkin dari awal perekrutan hingga jaminan kesejahteraan karyawan tersebut. Manajemen sumber daya manusia merupakan proses untuk memperoleh, melatih, menilai, memberi kompensasi terhadap karyawan serta memperhatikan hubungan yang terjadi antar karyawan, menjamin kesehatan, keselamatan serta keadilan bagi para pekerja. Pendidikan adalah proses yang direncanakan agar semua berkembang melalui proses pembelajaran.