Project & Staff Management

Pemimpin yang baik tentu harus memiliki sifat tegas dalam member keputusan agar anggota timnya tidak bingung dan dapat segera mengeksekusi apa yang telah diputuskan. Jika pemimpin plin plan dan bersikap tidak objektif tentu hal ini akan menyusahkan tim dan akhirnya menghambat keseluruhan kinerja tim tersebut. Untuk menjadi seorang manajer memang dibutuhkan kemampuan dan pengalaman atas bidang pekerjaannya. Bagi kamu para milenial yang masih pemula dalam dunia kerja, kamu bisa mempersiapkan diri untuk bisa menjadi seorang manajer dengan terus belajar dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya mengenai bidang pekerjaan yang ingin kamu tekuni. Semua yang telah dikerjakan sesuai komando seorang manajer tidak dapat dinilai efektif atau tidaknya jika tidak ada evaluasi.

Mempimpin sebuah kelompok

Menurut Suradinata pemimpin adalah seseorang yang memimpin sebuah kelompok lebih dari dua orang, baik itu organisasi maupun keluarga. Sedangkan menurut Siagian, pemimpin adalah seorang figur sentral yang mempersatukan sebuah kelompok. Pemimpin itu sebenarnya sudah tertanam di dalam diri kita, dimulai sejak kita dididik oleh orang tua hingga dewasa nanti. Walaupun kita saat ini belum sadar bahwa diri kita bisa memiliki kemampuan tersebut untuk menjadi seseorang pemimpin nantinya.

Kemampuan ini harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang mampu menggerakkan orang-orang yang dipimpin untuk mencapai tujuan organisasi. Dapat terlaksana atau tidaknya penggerakan ini sangat dipengaruhi oleh pengelolaan kecerdasan emosi,kewibawaan,penciptaan motivasi dalam diri karyawan,kolega,maupun atasan pimpinan itu sendiri serta efektifitas dalam menjalankan fungsi kepemimpinannya. Tujuan kepemimpinan adalah mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan yang bermanfaat bagi organisasi dan dirinya sendiri untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mengayomi para bawahannya.

Yang paling penting bukan kompetisi dengan orang lain, tapi berkompetisi dengan diri sendiri. Jangan cepat puas, jika berdasarkan hasil evaluasi Anda dinilai bekerja dengan baik di proyek yang lalu, usahakan untuk bekerja lebih baik lagi di proyek berikutnya. Memang tidak mudah membuat para profesional yang ahli di bidangnya, dengan beragam latar belakang dan pemikiran, untuk bisa bekerja sama dengan baik dalam sebuah tim. Pemimpin yang perfect harus dapat menunaikan setiap tanggung jawab dengan baik.

Ketiga hal tersebut merupakan syarat dalam upaya memimpin orang lain demi tujuan yang diharapkan. Kepemimpinan banyak dihubungkan dengan proses memengaruhi orang lain, baik individu maupun orang-orang yang terdapat dalam suatu kelompok. Menurut John C. Maxwell, inti dari kepemimpinan adalah untuk memengaruhi atau mendapatkan pengikut. Pemimpin tentunya sangat berkaitan dengan mengarahkan dan mengontrol agar orang-orang yang ada di dalam perusahaan tersebut bertindak mencapai sebuah tujuan perusahaan.

Dari sisi ini, kaidah fasilitasi tidak bisa dipisahkan dari pendekatan kepemimpinan. “Anda bisa saja menjadi pemimpin, bahkan pemimpin yang fasilitatif meski tidak berada pada posisi sebagai pimpinan di sebuah organisasi atau lembaga, bahkan bila Anda mempunyai atasan sekalipun,” tuturnya. Pada dasarnya setiap manusia terlahir sebagai pemimpin, setidaknya menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri. Namun, untuk memimpin sebuah kelompok atau organisasi diperlukan ketrampilan kepemimpinan, sehingga seorang pemimpin perlu meningkatkan kepemimpianan sehingga kemampuan kepemimpinannya akan terus meningkat. Manajemen puncak harus memiliki keterampilan konsep dengan tugas untuk memimpin organisasi atau perusahaan secara keseluruhan agar dapat membentuk tim kerja yang baik.