Soal Penanganan Pandemi Covid

Sementara itu, kekinian hak ekslusif produksi vaksin masih dipegang oleh pihak investor dari luar negeri. “Refocusing dan realokasi anggaran di seluruh jenjang kepemerintahan dan memberi ruang relaksasi defisit APBN dapat diperlebar di atas tiga persen selama tiga tahun. Pelebaran defisit harus kita lakukan mengingat kebutuhan belanja negara makin meningkat untuk penanganan kesehatan dan perekonomian, pada saat pendapatan negara mengalami penurunan,” terangnya. Di sisi lain, situasi ketidakpastian yang memunculkan hal-hal yang tidak terduga akan membuat seseorang untuk belajar beradaptasi, mengatasi tantangan, dan meningkatkan daya tahan yang akan membantu kita dapat berkembang secara pribadi.

Riris Andono mengungkap di masa mendatang akan lebih banyak ancaman krisis kesehatan yang mirip pandemi Covid-19. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem kesehatan yang lebih baik dalam melakukan respons cepat penanggulangan penyakit pandemi semacam ini. “Covid-19 bukan pertama dan terakhir, kemungkinan penyakit dengan potensi pandemi akan selalu datang mengancam, jika sistem kesehatan tidak dibenahi maka kita akan mengalami masalah dan kondisi yang sama,” ujarnya.

Situasi Pandemi

Jika masyarakat merasakan goncangan yang kuat atau gempa yang berayun lemah tapi lama, masyarakat agar segera melakukan evakuasi mandiri tanpa menunggu peringatan dini tsunami ataupun perintah evakuasi dari pihak berwenang. “Karena penanganan untuk anak – anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa, sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana,” pungkasnya. Apalagi mantan Mendikbud ini menyebut penanganan virus Corona yang menyerang anak – anak, punya kompleksitas berbeda.

Murid bisa belajar secara daring dengan pendampingan guru, sementara orangtua bisa membantu memonitor perkembangan belajar anak. Walau begitu, inovasi tak selalu berjalan mulus alias ada saja kendalanya—mulai dari guru maupun orangtua yang gagap teknologi sampai dengan kesenjangan akses internet dan terbatasnya media belajar. Menurut Pandu, edukasi mengenai virus corona seharus menggunakan bahasa yang mudah yang mudah dimengerti oleh masyarakat. Selain itu, pengawasan juga dilakukan berbasis komunitas dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. Pandu juga menyoroti kebijakan PSBB yang sampai saat ini belum membuahkan hasil yang maksimal.

Tekanan psikologis akibat situasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat makin banyak orang mengonsumsi makanan tidak sehat. “Saya optimis PTM terbatas ini akan berhasil dilaksanakan asalkan semua pihak berkoordinasi dengan baik, warga sekolah melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Karena guru yang paling bertanggung jawab selain pada diri sendiri, tapi juga ada kewajiban melindungi anak didiknya,” kata Maxi Rein. Jumeri menghimbau, untuk PTM terbatas ini, pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi segera membuat surat edaran atau ketentuan yang diterbitkan oleh kepala daerah. Supaya bisa memberikan kekuatan kepada satuan pendidikan agar berani melakukan pembelajaran tatap muka, jika sekolah sudah menyiapkan daftar periksa sesuai standar SKB 4 Togel Online Terpercaya Menteri. Menteri Keuangan menyampaikan berbagai skenario terkait dampak pandemi virus ini terhadap perekonomian Indonesia.

Sehingga walaupun terjadi pembatasan dalam pemberian pelayanan publik, tetapi penyelenggara masih memberikan pelayanan publik yang efektif dan prima kepada masyarakat. Terlepas dari berbagai opsi kebijakan yang ditempuh, pemerintah Indonesia, seperti halnya pemerintah di negara lain, belum bisa memprediksi secara akurat kapan pandemi ini akan segera berakhir. Salah satu harapan terbesar agar pandemi ini bisa segera ditanggulangi adalah penemuan vaksin yang sedang diupayakan oleh berbagai ilmuwan di dunia.